Manfaat Asuransi | Kenapa Anda Perlu Asuransi ?

Banyak orang yang merasa tidak perlu akan manfaat asuransi, menganggap bahwa asuransi adalah buang uang yang ngga jelas, pengeluaran untuk sesuatu hal yang belum pasti. Padahal justru sebaliknya, asuransi adalah salah satu bentuk ikhtiar kita untuk mempersiapkan masa depan yang pasti terjadi, yaitu sakit, tua, dan kematian. Karena pada dasarnya kita hidup adalah untuk menyiapkan bekal setelah meninggal, baik itu bekal diakhirat (pahala/amal tanggung jawab kita terhadap Allah Swt) dan juga bekal untuk ahli waris kita di dunia (tanggung jawab kita terhadap istri dan anak).

“Setiap yang bernyawa akan merasakan mati. Kemudian hanya kepada Kami kamu dikembalikan” [al-‘Ankabût/29:57]

Wahai orang-orang yang beriman! Bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap orang memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat), dan bertakwalah kepada Allah. Sungguh, Allah Maha teliti terhadap apa yang kamu kerjakan. (Al Hasyr:18)

Kematian adalah hal yang pasti, memang waktunya yang Tidak Pasti, namun justru karena waktunya itu yang TIDAK SEORANG PUN MENGETAHUINYA, maka kita wajib mempersiapkannya, selagi kita masih hidup, selagi kita masih sehat. Anda tidak bisa lagi ikut asuransi jika kondisi sudah sakit, atau jika sudah meninggal. Yang namanya persiapan adalah sebelum sesuatu terjadi BUKAN saat itu terjadi.

“Manfaatkanlah lima perkara sebelum lima perkara

Waktu mudamu sebelum datang waktu tuamu,
Waktu sehatmu sebelum datang waktu sakitmu,
Masa kayamu sebelum datang masa kefakiranmu,
Masa luangmu sebelum datang masa sibukmu,
Hidupmu sebelum datang matimu.” (HR. Al Hakim dalam Al Mustadroknya 4: 341)

Manfaat ikut Asuransi Syariah

Manfaat Asuransi Untuk Akhirat

Tujuan akhir setiap muslim adalah syurga. Meskipun sepenuhnya hak Allah untuk memasukan hamba-Nya ke surga, namun kita tetap wajib berikhtiar, dengan beramal sholeh, hingga bermuamalah pun harus sesuai syariat Agama. Jangan sampai kita terlibat dalam aktivitas Riba, Judi dan gharar. Dan dalam asuransi syariah insya Allah kita banyak terlibat dalam kebaikan. Baik itu mengajak orang berbuat baik, membantu orang dalam kesulitan dan juga membantu diri sendiri (keluarga).

Dan tolong menolonglah kamu dalam kebaikan dan takwa, dan jangan tolong- menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran…” (QS. Al-Maidah [5]: 2)

  • Kita percaya akan takdir Allah bawa setiap yang bernyawa pasti mati. Dan kita berikhtiar dengan asuransi untuk membantu menyiapkan segala sesuatunya saat kita meninggal nanti

Sesungguhnya jika kamu meninggalkan ahli warismu kaya, itu lebih baik daripada kamu meninggalkan mereka dalam keadaan miskin sehingga mereka terpaksa meminta-minta kepada sesama manusia. Sesungguhnya apa yang kamu nafkahkan dengan maksud untuk mencari ridha Alah pasti kamu diberi pahala, termasuk apa yang dimakan oleh istrimu.” (HR. Bukhari, no. 4409; Muslim, no. 1628).

“Dan orang-orang yang akan meninggal dunia di antara kamu dan meninggalkan istri, hendaklah berwasiat untuk istri-istrinya, (yaitu) diberi nafkah hingga setahun lamanya dan tidak disuruh pindah (dari rumahnya)…..- (Al-Baqarah: 240)

  • Pahala yang tidak akan terputus ketika kita sudah mati nanti adalah amal shodaqoh jariyyah, ilmu yang bermanfaat, anak sholeh yang mendoakan. Berasuransi syariah adalah salah satu cara membantu sesama anggota yang terkena musibah, sehingga diharapkan menjadi shadaqoh jariyah. Dengan berasuransi syariah kita berharap bisa menyiapkan generasi yang kuat, tetap mampu menyediakan biaya pendidikan sehingga anak-anak bisa memiliki ilmu bermanfaat, menjadi amal sholeh yang selalu mendokan bagi orang tuanya.

“Dan hendaklah takut kepada Allah orang-orang yang seandainya meninggalkan di belakang mereka anak-anak yang lemah, yang mereka khawatir terhadap (kesejahteraan) mereka. Oleh sebab itu, hendaklah mereka bertakwa kepada Allah dan hendaklah mereka mengucapkan perkataan yang benar.” (QS. An-Nisa’ [4]: 9)

Manfaat Sosial

Pada prinsipnya asuransi adalah usaha untuk mengatasi kerugian / resiko ekonomi saat kita terkena musibah sehingga tidak perlu kita tanggung sendirian. Asuransi merupakan usaha untuk menjaminkan keadaan ekonomi seseorang atau sebuah keluarga ketika seseorang atau pencari nafkah diuji dengan musibah, sakit, kecelakaan, cacat, tua dan meninggal. Asuransi bisa membantu Anda melindungi keluarga, mencapai tujuan di masa depan, mengantisipasi kejadian tidak terduga dan memberikan ketenangan dalam keluarga.

  • Asuransi kesehatan akan membantu membayar tagihan pengobatan saat Anda terdiagnosa penyakit tertentu, mengalami cedera atau menderita cacat. Tidak setiap orang mampu membayar biaya kesehatan yang tinggi.
  • Melindungi pendapatan Anda dengan asuransi dapat menjamin penghasilan yang Anda terima pada saat Anda berada dalam kondisi sudah tidak dapat lagi bekerja.
  • Asuransi jiwa menjamin keuangan orang-orang yang Anda cintai ketika Anda tidak lagi bersama mereka. Memiliki asuransi jiwa memungkinkan mereka tetap menikmati hidup tanpa rasa khawatir. Santunan asuransi jiwa dapat digunakan untuk biaya hidup sehari-hari, sebagai modal usaha, untuk biaya pendidikan anak, melunasi hutang-hutang dan cicilan rumah/mobil/ properti Anda.
  • Produk asuransi pendidikan dan pensiun membantu Anda meraih berbagai hal yang penting bagi Anda, seperti mempersiapkan dana pendidikan untuk anak Anda atau menikmati hidup nyaman saat masa pensiun

Manfaat Bisnis

Apakah Anda tahu bahwa profesi agen asuransi merupakan salah satu profesi dengan peluang pendapatan yang tinggi dan tak terbatas? Tentunya jika ditekuni dengan sungguh-sungguh ya. Namun saya Sendiri sebagai agen asuransi, menempatkan manfaat asuransi dari segi bisnis ini diposisi terakhir sebagai manfaat tambahan.

Penghasilan sebagai agen asuransi jika dilihat secara nominal sekilas nampak besar, namun jika dibanding dengan tanggung jawab para agen terhadap nasabah, jadinya kecil. Coba bayangkan saja, masa perlindungan asuransi di takaful saja (saat ini), paling lama adalah hingga usia nasabah 80 tahun, berarti agen harus komitmen melayani nasabah tersebut hingga usianya 80 tahun, lho. Contoh jika seorang agen mempunyai komisi 100jt, sedangkan dia harus melayani nasabah selama 20 tahun. makanya sebenarnya penghasilan agen tersebut hanya lah 100jt/20 tahun = 5jt/tahun atau 420rb/bulan.

Nah, Beruntunglah bagi Agen Asuransi Syariah, yang melayani nasabah sepenuh hati, dengan ikhlas, sebagai salah satu bentuk ibadah, Insya Allah ada Manfaat Akhirat /Pahala yang menanti Anda. Begitupun bagi Anda seorang Nasabah asuransi syariah, berarti telah bermuamalah sesuai syariat, selain itu selalu niatkan segala ikhtiar kita untuk Ibadah. Kejarlah Akhiratmu, maka niscaya dunia akan mengikutimu.

Wallahu’alam.  Semoga Allah membukakan Hidayah-Nya kepada kita semua, Amin.

“Barang siapa yang menghendaki keuntungan di akhirat akan Kami tambah keuntungan itu baginya dan barang siapa yang menghendaki keuntungan di dunia Kami berikan kepadanya sebagian dari keuntungan dunia dan tidak ada baginya suatu bahagia pun di akhirat.” (QS. Asy-Syura: 20)

 

Tags: , , ,